Pengalaman Saya Mengkonsumsi Susu WRP

Sebenarnya apa yang saya lakukan ini tidak mau dikatakan sebagi diet. Pasalanya, berat badan tubuh yang saya miliki sudah cukup langsing dan memuaskan, waluapun saya sebenarnya sudah memiliki satu anak.

Hanya saja semenjak saya dan keluarga kecil saya tinggal di rumah mertua, membuat nafsu makan saya menjadi lebih banyak. Mungkin ini disbebakan ada banyak sekali berbagai makanan dan cemilan di rumah mertua saya. Sehingga tak mengherankan jika saya ingin selalu ngemil, bisa ngemil makanan ini dan itu. Sementara di rumah sendiri, makanan cukup terbatas dan tidak sebanyak di rumah mertua. Hehe, maklumlah karena uang untuk belanja setiap bulannya memang saya batasi.

Alhasil, ketika saya numpang dirumah mertua saya, nfasu makan saya semakin bertambah banyak. Selain itu, mungkin karena dasarnya saya memang suka ngemil dan nafsu makan saya terbilang sangat tinggi, dan kebetulan juga ditempat mertua saya disediakan banyak makanan. Sehingga, pertu merasa sangat kenyang dan dipuaskan. Jadi, ini berakibat bagi kenaikkan berat badan dan bisa dibilang perut saya jadi buncit. Baca Juga: Harga WRP.

Dan sebelum lemak yang ada diperut saya bertambah banyak, saya mencoba untuk kembali mengendalikan hawa nafsu makan saya, sekaligus mencoba untuk rutin dalam berolah raga. Selain itu, saya juga mengkonsumsi susu WRP sebagai cara untuk mengendalikan nafsu makan.

Saya sendiri mengkonsumsi susu WRP setiap pagi sebagai pengganti sarapan dan siang harus sebagai pengganti makan siang. Menurut informasi yang saya daatkan, jika kita rutin mengkonsumsi susu WRP bakal bisa mengurangi rasa nafsu makan yang berlebih dan memberikan rasa kenyang, sehingga tidak mudah tergoda dengan memakan cemilan dalam jumlah banyak. Sehingga tujuan saya mengkonsumsi susu WRP agat dapat memberikan rasa kenyang pada tubuh saya. Lihat Juga: harga susu pediasure untuk membantu pertumbuhan anak anda.

Menurut petunjuk yang saya baca di balik wadah kardus, susu WRP memang sangat efektif untuk membantu dalam menurunkan berat badan. Susu WRP sendiri sebaiknya diminum sehari sebanyak dua kali, yakni pagi dan malam hari. Namun, karena saya ingin lebih irit, jadi saya hanya mengkonsumsi susu WRP sehari sebanyak sekali saja.

Selain itu, untuk malam hari saya memang sengaja ingin makan malam seperti biasanya, sehingga susu WRP saya tidak minum. Dimalam hari biasanya jadi momen saya dan keluarga kecil saya untuk bercengkrama, sehingga saya tidak ingin menyia-nyiakan momen tersebut. Hanya saja untuk malam saya sengaja mengurangi porsi nasi.

Tentu saya juga menjalankan olah raga yang cukup rutin untuk membantu dalam menurunkan berat. Dan setelah saya menjalankan progam tersebut dengan meminum susu WRP, kini berat badan tubuh saya mulai sedikit menurun hingga 5 kg. Yah, lumayanlah, dan saya cukup puas. Terima kasih susu WRP.

Speak Your Mind

*